Tanda dan Gejala Radang Otak yang Menyebabkan Kejang Pada Anak

Radang otak pada anak akan sama berbahayanya dengan yang dialami orang dewasa. Tidak menutup kemungkinan akan mengalami kejang pada anak. Sebelum membahas lebih jauh dari radang otak pada anak, kita kenali terlebih dahulu tanda maupun gejala radang otak pada anak.

Jika anak mengalami kejang akibat radang otak, tanda dan gejalanya antara lain adalah:

  • Demam tinggi
  • Nyeri pada sendi-sendi
  • Pusing
  • Menurunnya system imun tubuh

Dibeberapa kasus yang sangat parah, gejalanya antara lain

  • Anak tidak sadarkan diri atau mengalami penurunan tingkat kesadaran
  • Anak tiba-tiba mengeluh kepalanya sakit sekali, tidak sadarkan diri hingga kejang
  • Kejang terjadi pada bagian tubuh tertentu maupun di seluruh bagian tubuh
  • Kurun waktu kejang pada anak bisa sebentar dan sangat lama kurang lebih 30 menit
  • Pandangan anak menjadi kabur dan sulit melihat
  • Anak menjadi sulit bicara dan mengalami gangguan pada pendengarannya

Radang otak dapat terjadi dan menyerang anak akibat virus, bakteri, jamur dan mikroorganisme lainnya yang dapat menyebabkan radang otak pada anak. Namun kebanyakan radang otak disebabkan oleh virus, antara lain virus varicella atau herpes.

Radang otak yang mengakibatkan kejang pada anak dapat terjadi karena ada inflamasi pada otak anak. pada kondisi ini siapa pun, bukan hanya anak-anak saja akan mengalami penurun system imun dalam tubuh sehingga membuat kondisi tubuh menjadi lemah. Walaupun tidak menimbulkan dampak serius namun perlu diwaspadai bahwa radang otak pada anak perlu diatasi dengan segera.

Untuk menghindari hal-hal yang dapat memperburuk kondisi tubuh anak, pengobatan yang paling cepat adalah membawa anak ke dokter. Karena akan lebih akurat dalam mengetahui detil radang otak yang diderita anak.

Jika radang otak yang menyebabkan kejang pada anak terjadi langkah yang perlu dilakukan sebelum membawa anak ke rumah sakit antara lain adalah mengompres pada bagian-bagian lipatan anak, seperti lipatan paha dan ketiak di saat anak mengalami demam tinggi.

Jika anak demam tinggi pastikan jangan buru-buru memberikan obat penurun panas ketika anak tidak mengalami penurunan tingkat kesadaran. Karena jika memberikan obat di saat anak tidak sadarkan diri bisa mengakibatkan anak tersedak dan akan semakin memperburuk kondisi anak.

Karena radang otak masih belum memiliki penyebab yang pasti, sehingga membuat para orang tua kesulitan dalam mendeteksinya secara kasat mata.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi anak terserang radang otak dan mengakibatkan kejang pada anak, bisa dilakukan dengan pencegahan seperti membiasakan anak untuk menjaga kebersihan tangan setelah menggunakan toilet maupun sebelum dan sesudah makan.

Bisa juga dengan mengajarkan anak untuk tidak berbagai peralatan pribadi sehingga minim dalam penularan virus atau bakteri satu dengan yang lainnya.

Membiasakan sejak dini kebiasaan-kebiasaan baik pada anak akan memudahkan orang tua dan dapat menjaga kb esehatan anak pada jangka panjang.

Gaya hidup orang tua juga menjadi pengaruh terbesar pada apa saja yang akan terjadi pada kehidupan anak, terutama kesehatan. Maka untuk anda yang masih memiliki kebiasaan tidak sehat, mulai sekarang bisa dirubah dan dapat menerapkannya pada si kecil.

Dan jangan lupa untuk selalu siaga mengenali gejala-gejalan radang otak yang mengakibatkan kejang pada anak tersebut. Yang terpentingnya jangan mudah panik agar mendapatkan solusi terbaik dalam mengatasi radang otak anak.