Mengapa Anak Suka Memukul? Inilah Sebabnya

anak suka memukul

Sebagian anak akan bersifat agresif atau pemarah ketika usia mereka akan memasuki usia dua tahun.  Disaat ini mereka akan menunjukan sifat agresif nya dengan cara memukul atau melampiaskan dengan benda yang ada di sekitarnya. Sifat ini memang akan berkurang atau bahkan akan menghilang seiring bertambah nya usia anak, namun juga tetap memerlukan peran aktif dari orang tua agar anak mampu mengontrol dirinya sendiri.

Sebelumnya ada beberapa alasan mengapa anak menjadi sosok yang sering memukul orang yang ada di sekitarnya. Sebagai orang tua jangan terburu buru memarahi anak, pahamilah dulu mengapa anak berperilaku demikian. Berikut beberapa hal yang membuat anak menjadi sering memukul:

  1. Anak memukul untuk mengekspresikan emosi mereka

Emosi bisa berupa menjadi kemarahan, kekecewaan, kekesalan, kesedihan hingga frustasi. Bila anak mampu memahami emosi dan menyalurkan emosi nya dengan kata kata mungkin anak akan lebih menggunakan cara ini. Namun karena masih diusia anak anak mereka masih keterbatasan kosa kata yang menyulitkan mereka untuk berkata.

  1. Anak akan memukul jika mereka merasa iri

Dalam keadaan ini biasa terjadi bila anak memiliki saudara kandung dengan usia yang tidak terpaut jauh dengan dirinya. Anak yang merasa sendirian atau terabaikan dapat menimbulkan rasa iri dan mendorong melakukan hal seperti memukul.

  1. Anak merasa kesal

Perlu diperhatikan bila anak juga dapat merasa kesal bila orang tua nya terlalu banyak mengatur atau orang tua terlalu banyak menginstruksi perilaku sang anak.

  1. Jangan biarkan anak menonton acara televisi yang menunjukan adegan kekerasan

Ketika anak sedang menonton televisi usahakan anda untuk mendampinginya, karena jangan sampai biarkan anak anda menonton acara televisi yang memperlihatkan adegan kekerasan, seperti memukul, memaki atau adegan negatif lainnya.

Karena di usia ini bagi anak anak mereka akan merekam didalam otak mereka sehingga dapat mempengaruhi mental sang anak kedepannya. Maka dari itu bersikaplah selektif dalam memilih menonton acara televisi untuk anak. Pilihlah acara yang bersifat edukatif dan pastinya sesuai dengan usia anak anda.

Setelah anda mengetahui penyebab perilaku anak yang bersikap seperti ini sebaiknya anda segera tentukan sikap harus seperti apa terlebih bila anak anda sudah terlanjur kebiasaan memukul karena sudah terlanjur marah ataupun frustasi bila berhadapan dengan anda. Tenangkan diri anak anda lalu anda bisa membahas perilaku anak anda lagi setelah anak merasa telah enakan.

Yang pasti harus diketahui sebagai orang tua anda harus lebih memahami bagaimana mengontrol serta memeperbaiki kebiasan buruk kelakuan anak anda. Selalu berikan perhatian yang lebih untuk anak dan berikan kepercayaan padanya agar anak dapat menjadi anak yang lebih baik lagi. Ajarkan anak arti kasih sayang sesama manusia.

Topik terkait : madu anak